Mediacentersampang.com, – Sampang – Komunitas Suara Perempuan Sampang (SPS) dan Suara Perempuan Madura (SPM) Jawa Timur (Jatim), Khususnya Muslimat NU bersama lapisan masyarakat bawah, emak-emak, petani, pelajar kalangan Santri dan Bu Nyai Pondok Pesantren, menegaskan dukungannya kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa serta menolak aksi demonstrasi, dengan menyuarakan gerakan “Jatim Fokus Kerja” demi menjaga stabilitas daerah.

Hal ini di sampaikan langsung oleh Ketua SPS, Nyai Innani Al-Mukarramah yang juga pengasuh Pondok Pesantren Alwahidiyah, Gunung Perahu Desa Tambak, Kecamatan Omben Kabupaten Sampang kepada Ketua Media Center Sampang (MCS), Senin (25/08/2025).
“Banyak aspirasi dalam demonstrasi justru tidak realistis. Contohnya, tuntutan seperti penurunan pajak itu tidak masuk akal. Itu kewenangan Pemerintah Pusat (Negara), bukan bisa seenaknya diturunkan hanya karena desakan massa,” Tegas Nyai Innani selaku Ketua SPS.
Nyai Innani menambahkan, masyarakat Sampang dan Madura, khususnya para kaum perempuan Muslimah NU, bangga dengan kepemimpinan Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa, yang jelas secara demokrasi terpilih dua periode memimpin Jawa Timur.
Dimana artinya mayoritas warga percaya dan senang kepemimpinan Gubernur Khofifah, Sangat baik mejadikan Jatim aman, damai dan sejahtera.
Nyai Innani juga menjelaskan, Ibu Gubernur Khofifah terbukti dalam kepemimpinan 5 tahun terakhir di Jatim berhasil meraih ratusan penghargaan. Tercatat hingga kini, ada 631 penghargaan yang sudah diraih pasangan Khofifah-Emil tersebut.
“Prestasi itu tidak mudah, hanya lawan politik dan yang tidak senang dengan dasar kepentingan pribadi dan kelompoknya saja yang akalnya terbalik karena nafsunya” tegas Nyai Innani.
Lebih menyuarakan gerakan “Jatim Fokus Kerja” demi menjaga stabilitas daerah. Karena lebih memilih bekerja keras dan mencari rezeki halal ketimbang larut dalam agenda politik, yang sering banyak intrik licik dan tidak mendidik.
“Kami sudah kenyang lihat demo yang ujung-ujungnya hanya jadi panggung segelintir orang syarat kepentingan pribadi dan kelompoknya saja, dan masyarakat Jatim cerdas, tidak mudah terprovokasi apalagi hanya di iming-imingi uang dan nasi bungkus”, ujarnya.
Gerakan “Jatim Fokus Kerja” kini berkembang sebagai bentuk perlawanan masyarakat terhadap politisasi isu di jalanan.
“Selama kepemimpinan Khofifah berjalan sesuai aturan, masyarakat akan terus mendukung. Yang penting daerah ini aman, tenteram, dan rakyat bisa bekerja,” Pungkasnya.
Terpisah, Fathor Rahman, S.Sos selaku Ketua MCS yang sekaligus Ketua PWI Sampang dua periode tersebut, pihaknya mendukung langkah cerdas masyarakat Jawa Timur, yang mendukung Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa, khususnya yang juga ikut deklarasi “Jatim Fokus Kerja”, Kerja Cerdas, Tepat dan Tuntas, dan dengan tegas menyebut gerakan ini bukan sekadar simbol dan hampa, tapi gerakan penuh kedewasaan dan patriotisme.

Sehingga, memiliki menjaga kondusifitas dari pada ikut-ikutan demo yang meresahkan, dan banyak mudharatnya.
“Ini bentuk kedewasaan masyarakat Jawa Timur. Kita ingin daerah ini stabil, ekonomi jalan, pembangunan berlanjut, dengan semangat persatuan dan kesatuan, Pungkas Fathor Rahman.(F-R)


















